Mendidik Anak ala Lukmanul Hakim

Posted: 05/02/2014 in Opini

Digital CameraMasih hangat kasus yang menimpa dunia pendidikan kita, sungguh prihatin salah satu lembaga pendidikan yang terbilang elit, harus menelan pil pahit, hanya karena ada ulah segelintir oknum guru yang “berpenyakit”. Tentunya hal ini menjadi pelajaran yang berharga bagi kita khususnya orang tua,  terutama dalam mendidik anak-anak kita. Sebagus apapun sekolah, semahal apapun sekolah tentunya peran orang tua jauh lebih utama.

Sebagaimana para ulama mengatakan “Al-ummu kalmadrasatul ula” artinya Ibu madrasah pertama anak-anaknya, atau seperti kutipan dari perkataan Ahmad Syauqi bahwa, “Seorang wanita (ibu) adalah lembaga pendidikan, yang jika ia benar-benar mempersiapkan dirinya, berarti  ia telah mempersiapkaazn sebuah generasi  yang benar-benar digdaya”. Maka wajiblah jika seperti itu kepada seluruh wanita untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya. Tanpa ilmu dan pemahaman yang benar mungkin generasi tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia tidak akan pernah terwujud selama-lamanya.

Jauh sebelumnya Rasulullah SAW pun bersabda “Setiap bayi lahir dalam keadaan fitrah. Orang tuanya lah yang akan menjadikan ia Yahudi, Nasrani atau Majusi”. HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu. Pada sabda ini pun Rasulullah SAW menekankan bahwa peran orang tua lah factor utama pendidikan anak itu. Andaikan sejak kecil anak dibiasakan berperilaku baik, mulai dari taat beribadah hingga adab mulia dalam keseharian, insya Allah hal itu akan sangat membekas dalam dirinya. Sebab mendidik di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu, mengukir di atas batu membutuhkan kesabaran dan keuletan, namun jika ukiran tersebut telah jadi niscaya ia akan awet dan tahan lama

Yang jadi permasalahnya ilmu apa yang harus di ajarkan kali pertama kepada anak-anak kita, dalam hal ini Islampun banyak memberikan contohnya baik melalui Hadist-hadist Rasulullah SAW. Ataupun dari Al-Qur’an. Dan salah satunya dari Al-qur’an yaitu kisahnya mendidiknya Lukmanul Hakim yang Allah SWT. Abadikan pada Al-Qur’an surat Lukman.

Dalam Islam pendidikan pertama yang harus diberikan kepada anak-anak kita adalah mengenalkan Allah SWT  (Ilmu Tauhid). Pada saat si anak sudah mengenal Allah, seyogyanya orangtua yang bijak biasanya akan mengajarkan mereka cara-cara beribadat yang benar sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah (Ilmu Fiqih). Selanjutnya diajarkan dan di motivasi terus agar bisa menjaga ibadat tersebut agar tidak sirna

Dalam al-Qur’an Surat Lukman pun di jelaskan. Bagaimana Lukmanul Hakim dalam mendidik anak,  pelajaran apa saja yang beliau berikan kepada anaknya?

Pertama, masalah aqidah. Sebagaimana dalam firmanNya,” Wahai anak ku jangan sekali-kali engkau sekutukan Allah” (QS: Al-Lukman:13).

Kedua, mengajarkan rasa hormat kepada orangtua. Sebagaimana firmanNya;

Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapakya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun, bersyukurlah kepada ku dan ke dua ibu bapak mu, hanya kepada ku lah kembalimu.” (QS: Al-Lukman: 14).

Ketiga, pendidikan nilai moral dan keadilan.

Wahai anakku bila ada kebaikan yang kamu kerjakan, kecil (tidak nampak oleh pandangan mata yang zahir), yang kecil itu tersembunyi dipuncak langit, di dasar bumi yang paling dalam atau di tengah-tengah batu hitam sekalipun, Allah pasti akan mengetahuinya dan pasti akan memberikan balasan yang seadail-adilnya” (QS: Al-Lukman: 16).

Keempat, mengajarkan Shalat dan amal maruf nahyi munkar

Wahai anakku dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar, dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu.Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan oleh Allah” (QS: Al-Lukman: 17).

Pelajaran/pendidikan dasar  agama seperti inilah yang harus dialaksanakan oleh setiap orangtua sebelum memberikan berbagai disiplin ilmu lainnya. Kalau metode pendidikan Lukmanul Hakim sudah menjadi prioritas orangtua jaman sekarang dalam mendidik anak, insya Allah anak-anak kita  akan tumbuh sebagai remaja yang taat kepada Allah, patuh kepada orangtua, dan jauh dari tingkah laku yang merugikan baik bagi dirinya, keluarganya, agamanya bahkan negaranya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s