Catatan Dipenghujung Ramadhan

Posted: 08/28/2011 in Catatan Kecil

Rasanya baru kemarin, di FB banyak sekali status dan pesan permintaan maaf untuk melaksanakan shaum Ramadhan, dan sekarang pun sudah mulai banyak lagi kirim-kirim maaf untuk Idul Fitri.

Tidak ada salahnya jika kita saling minta maaf antar sesama, justru itu sangat di anjurkan Islam agar tali silaturrahim tetap terjaga. namun ada sesuatu yang kita perlu evaluasi menjelang hari-hari terakhir Ramadhan, apakah shaum yang selama ini kita lakukan telah seperti yang diharapkan dalam QS. Albaqoroh : 138 yakni menjadi orang-orang bertaqwa atau masih jauh.

Ada dua fenomena alam yang bisa  kita umpamakan untuk hasil shaum kita, yang pertama proses metamorfosisnya kupu-kupu dan yang kedua proses ganti kulitnya ular. kita lihat proses metamorfosisnya kupu-kupu, yakni dari ulat lalu berdiam diri dalam kepompong selam sebulan setelah itu berubahlah keluar menjadi kupu-kupu yng indah dan tidak hanya indah tapi juga bisa memberikan manfaat untuk alam sekitarnya salah satunya adalah membantu proses penyerbukan tanaman. kalau kita lihat sebelum menjadi kupu-kupu, ulat itu merupakan binatang yang umumnya kurang disukai bahkan ada juga yang jijik, tapi setelah menjadu kupu-kupu ada banyak yang suka, nah seharusnya shaum yang kita lakukan dapat merubah diri kita menjadi lebih baik, setelah hapis Ramadhan akhlaq kita harus menjadi lebih indah dari sebelumnya, dan tiak hanya indah tapi juga menjadi orang yag banyak memberi manfaat bagi orang lain, bukan kah sebaik-baik manusia itu adalah yaang bermanfaat bagi yang lainnya.

Proses yang kedua  yakni ganti kulitnya ular, pada proses ini ular sama dalam waktu sebulan berdiam diri untuk ganti kulit, tapi setelah ganti kulit ular tersebut masih tetap memiliki karakter yang sama juga dari sebelumnya, fenomena seperti ini juga bisa hinggap pada diri manusia, Ia ikut shaum tapi selama shaum nya bayak tidak mengindahkan arturan-aturan sehingga shaumnya rusak parah, orang seperti ini hanya bisa ganti baju saat lebaran tapi akhlaq dan perilakunya tidak ada perubahan.

Yang jadi pertanyaan mungkinkah selama sebulan kita bisa menjadi orang yang bertaqwa, jawabanya lanjutkan membacanya…hehehe… orang-orang behaviour pernah melakukan sebuah penelitian, mereka berkesimpulan bahwa jika manusia dibiasakan/melakukan kebiasaan yang di ulang-ulang selama 21 hari maka dia bisa berubah, walopun masih sangat labil, nah dari penelitian ini kita pun bisa menjadi paham mengapa Allah swt memerintahkan kita shaum selama sebulan / 29-30 hari, tentunya Allah swt lebih tahu urusan itu, sebelum orang-orang melakukan penelitian, tapi setidaknya pebelitian ini bisa lebih menyakinkan kita,  bahwa shaum Ramadhan  itu bisa merubah diri kita menjadi orang taqwa asal selama kita shaum mengikuti apa-apa yang telah Rasulullah saw contohkan, sehingga shaum yang kita lakukan menjadikan diri kita lebih baik, sebagaimana metamorfosisnya kupu-kupu

sauadaraku, di akhir-akhir ramadhan ini mari kita bergegas mengevaluasi diri sehingga kita masih bisa memperbaiaki diri lagi, dan tentunya kita semua berharap agar shaum kali ini menjadi shaum yang terbaik dari tahun sebelumnya, dan kita juga berharap agar kita di pertemukan lagi dengan Ramadhan tahun yang akan datang. Amiin.

Komentar
  1. nu2gomes mengatakan:

    subhannallah.. eta makmumna asa apal, asa kenal..???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s