Waw Dahsyat, sampai Berlipat Lipat

Posted: 07/20/2011 in Catatan Kecil

Sebut saja David, sore itu habis pulang kerja datang kerumah anaknya sedang tidur istrinya lagi ngaji di mesjid, maka david pun duduk sambil nunggu anaknya yang sedang tidur pulas.

Tak lama dari itu ada seorang yang mengetuk pintu dan ternyata itu adalah kakanya David, memberi kabar bahwa suami bibinya meninggal, dan david pun menunggu istrinya untuk melayad keluarga yang di tinggalkannya.

seperti biasa orang di kampung David kalau melayad suka memberi sedekah pada keluarga yang ditinggalkannya, waktu itu uang di dompet David adalah jatah untuk bensin yang kalau dihitung gak bakalan cukup untuk sampai akhir bulan, tapi David berfikir ini sedekah buat orang yang lagi sedih di tinggal keluarga kalau untuk ampau hajatan gak apa sedikit juga, tapi ini untuk yang lagi duka akhirnya di dompetnya tersisa sudah Rp.20000, yang kalo untuk bensin hanya cukup untuk tiga hari saja sementara ini baru pertengahan bulan. tapi dengan keyakinan yang kuat bahwa Allah akan menggantikan lebih dari itu David enjoy saja.

besok paginya seperti biasa David berangkat untuk bekerja, pas lagi dijalan tiba-tiba handphone berdering lalau diangkatnya sambil memelankan laju kendaraan bermotornya, dan ternyata yang menelpon adalah temannya yang meminta untuk menemuinya waktu itu juga, tapi karena David gak bisa akhirnya dia menyuruh datang  kalau sudah selesai dari tempat kerjanya dan David pun menyetujuinya.

Habis selesai kerja Davidpun memenuhi janjinya yaitu mendatangi rumah temannya, dan ternyata temannya itu memberikan sejumlah uang yang jumlahnya lebih dari untuk ongkos bensin sebulan. David pun tersenyum sambil berkata dalam hatinya Alhmdulillah inilah balasannya dan ini adalah bukti janjiMu ya Allah.

kisah David ini adalah salah satu bukti kebenaran akan Janji Allah Swt sebagai mana firmanNya. “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir; seratus biji Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui,” demikian firman-Nya (QS. Al-Baqarah [2] : 261).

Dan Islampun menyuruh agar senantiasa bersedeqah baik dalam keadaan sempit (kekurangan harta) maupun lapang (sedang banyak harta) dan kisah David ini membuktikan bahwa sedeqah ketika dalam keadaan sempit itu sunguh Dahsyat digantinya berlipat-lipat. ini baru balasan di dunia apalagi di akhirat kelak. So mari kita selalu peduli terhadap sesama apapun yang kita bisa lakukan untuk mereka dan cukuplah Allah swt sebaik-baik tempat berharap kita. ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s