NGARTI TUR NGABDI, NYAAH TUR AMANAH

Posted: 04/28/2010 in Propile

Ridho Budiman Utama dilahirkan di Purwakarta pada tanggal 8 Agustus 1962. Suami dari Ir. Ade Nurbaeti dan ayah dari empat orang anak ini menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di tempat kelahirannya. Setelah itu, Ridho melanjutkan pendidikan tinggi ke Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Bandung.

Sebagai anak dari seorang guru, Ridho memiliki ketertarikan yang kuat pada bidang pendidikan. Selepas kuliah, Ridho lebih memfokuskan perhatiannya pada pendidikan. Sejumlah sekolah Islam terpadu di Bandung Raya berdiri atas prakarsa, ide dan gagasannya, seperti Lukmanul Hakim, Baitul Anshor, Fitrah Insani, dan Cipta Cendekia Indonesia. Hingga saat ini Ridho masih menjadi rujukan utama bagi para pengelola sekolah islam di berbagai daerah di Jawa Barat ketika perlu tempat berkonsultasi.

Bakat kepemimpinan Ridho sudah terasah sejak di bangku sekolah, mulai dari pengalaman sebagai Ketua OSIS hingga sejumlah aktivitas organisasi di kampus. Bakat inilah yang kemudian menjadi bekal bagi Ridho untuk menapaki panggung politik sejak era reformasi bergulir. Setelah sempat menjabat sebagai Ketua DPD Partai Keadilan (kini Partai Keadilan Sejahtera) Kabupaten Bandung, ia langsung ditarik masuk ke dalam struktur DPW PKS Jawa Barat sebagai Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah sekaligus memimpin Tim Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa Barat (tahun 2002-2009).

Tepat seperti dugaan banyak orang, karir politik Ridho ternyata berkembang dengan pesat. Setelah terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung (1999-2002), Ridho dipindahtugaskan ke Kota Cimahi sebagai konsekuensi dari otonomi daerah dengan tugas baru sebagai Ketua Komisi  D (2002-2004) dan terpilih kembali sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi untuk periode 2004-2009. Saat ini, Ridho merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan IX (Kabupaten Subang, Sumedang, dan Majalengka).

Senantiasa berada dalam bingkai pemikiran dakwah, Ridho Budiman Utama turut merintis media dakwah tertulis. Bersama beberapa teman sepengajian, Ridho menerbitkan buletin jumat yang disebarkan ke masjid-masjid setiap pekannya. DI luar dugaan, hanya dalam jangka waktu tujuh tahun saja, usaha penerbitan buletin tersebut kini berkembang menjadi tiga buah perusahaan percetakan, penerbitan buku, dan multimedia Islami yang ternama di Indonesia.
Pembangunan di bidang ekonomi pun tidak luput dari perhatian Ridho. Konsep pemberdayaan ekonomi umat ia terapkan dalam merintis usaha sablon, industri konpeksi dan pakaian jadi, hingga sejumlah lembaga keuangan mikro syariah koperasi. Sejalan dengan tugasnya di Komisi B DPRD Provinsi Jawa Barat, Ketua Tim Pemenangan pasangan “HADE” dalam Pemilihan Gubernur Provinsi Jawa Barat pada tahun 2008 ini tengah serius memfasilitasi kegiatan-kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat petani, pekebun, peternak, dan nelayan.

Sebagai seorang kader PKS yang dikenal ramah, dengan mudah Ridho mendapatkan simpati dan kepercayaan dari berbagai komponen dan lapisan masyarakat di Jawa Barat. Ridho Budiman Utama dikenal sebagai anggota legislatif yang sangat pandai membina hubungan kerja, baik itu bersama aparat pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga unsur-unsur nonpemerintah.
Kehadiran Ridho selalu menjadi suatu hal yang paling dinanti oleh warga Kabupaten Bandung. Hal ini terbukti dengan terpilihnya Ridho sebagai Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung 2005-2010 oleh Koalisi Poros Umat yang terdiri dari PKS, PPP, PAN, PBB, dan PKB. Secara mengejutkan, pasangan Dudin-Ridho tersebut memperoleh hasil suara yang sangat signifikan hingga hampir menyamai hasil perolehan suara pasangan calon pemenang.

Saat ini, suasana di Kabupaten Bandung mulai hangat dengan persiapan  Pilkada. Seiring dengan itu pula nama Ridho kembali disebut-sebut oleh masyarakat. Sejumlah tokoh berpendapat bahwa sekarang ini adalah saat yang tepat bagi Ridho Budiman Utama untuk kembali ke Kabupaten Bandung. Ridho hanya kalah tipis. Perolehan suaranya sangat mengejutkan. Hakikatnya sebagai pendatang baru dalam ajang Pilkada, Ridho merupakan “pemenang” dalam Pilkada Kabupaten Bandung tahun 2005. []

Komentar
  1. yayat mengatakan:

    Bila pak Ridho maju sebagai Cabup di kab. Bandung, insyaallah para petani, peternak dan pekebun (hipppi jabar) yang ada di kabu bandung akan memberikan dukungan. Hubungi kami di telp 022 76 444 500 atau hp 081 220 178 969

  2. faisal mengatakan:

    Mari dukung.. untuk kabupaten Bandung lebih baik..

  3. winarwan mengatakan:

    Alhamdulillah ada resume pak Budi,… bisa untuk menjelaskan masyarakat profil pemimpin Kabupaten Bandung…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s